Bom Bunuh Diri Tewaskan 21 Orang Cederai Perayaan Gencatan Senjata Taliban

Ledakan bom bunuh diri menewaskan 21 orang dan melukai 41 lainnya terjadi di Afghanistan Timur, pada Sabtu kemarin (16/6/2018). Dilansir dari AP news pada Minggu (17/6/2018), kejadian itu bersamaan dengan libur Hari Raya Idul Fitri di mana gencatan senjata Taliban selama 3 hari sedang berlaku.

Kepala Polisi Provinsi Nangarhar Ghulam Sanayee Stanikzai mengatakan ledakan dahsyat itu tak terpikirkan sebelumnya, seiring pasukan militan tanpa senjata memasuki ibu kota Kabul, Afghanistan untuk merayakan Idul Fitri. Padahal, Presiden Ashraf Ghani mengumumkan akan memperpanjang gencatan senjata menjadi 9 hari.

Namun Ashraf Ghani belum ingin menjelaskan secara rinci perpanjangan gencatan senjata yang telah berlaku sejak Jumat lalu (15/6/2018). Meski Taliban belum memberikan jawaban terkait rencana itu, Ghani berharap Taliban dapat segera membalasnya. Ghani juga mengatakan gencatan senjata bisa disertai dengan kunjungan ke tahanan mereka dan perawatan untuk pejuang mereka di rumah sakit di Afghanistan.

Ghani juga mengulangi janjinya semuanya bisa berada di meja perundingan, termasuk kehadiran pasukan asing. Sementara itu, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan di distrik Rodat provinsi Nangarhar timur itu. Afghanistan juga diketahui sedang menghadapi pemberontakan yang dilakukan ISIS dan jejaring Haqqani yang bertalian dengan Taliban.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *