Cleaning Service di DPRD Mengadu Dipungut Rp 2,5 Juta Dengan

Komisi B DPRD Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT Paruh Cakrawala Membentang (PCM), Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan, BPJS Ketenagakerjaan serta perwakilan petugas cleaning service (CS) DPRD Medan di ruang rapat Komisi B, Selasa (10/4).

RDP ini digelar sebagai buntut masalah tidak diterimanya petugas CS DPRD Medan yang lama oleh pemenang tender, PT PCM.

Ketua Komisi B, Rajuddin Sagala mengungkapkan, pihaknya telah menerima aduan dari petugas CS bahwa PT PCM sebagai operator kebersihan dan keamanan di gedung dewan, meminta uang sebesar Rp2,5 juta dalam proses rekrutmen dengan alasan untuk biaya pelatihan.

“Pekan lalu perwakilan CS mengadu kepada kami. Makanya kami buat langsung RDP,” kata Rajuddin.

Besaran nominal tersebut dinilai sangat memberatkan CS. Uang tersebut dikatakan untuk biaya pelatihan.Akibat dari kebijakan tersebut, sebagian besar CS di DPRD Medan tidak diterima. Bahkan, PCM sebagai pemenang tender telah menempatkan petugas baru di gedung dewan.

Image and video hosting by TinyPic

RDP sempat memanas karena adu mulut antara Anggota Komisi B Irsal Fikri dengan Direktur Utama PCM, Arifin Said Ritonga. Irsal menuding bahwa PCM telah berlaku semena-mena terhadap petugas CS yang lama, dengan mengutip biaya tinggi serta memecat petugas secara sepihak.

Sementara, Said membantah ada pengutipan senilai Rp2,5 juta. Menurutnya, kutipan yang dikenakan untuk membiayai pelatihan tenaga kerja sesuai prosedur perusahaan.

“Sebagai perusahaan, kami bertanggung jawab untuk memastikan petugas bekerja profesional dan bisa mengoperasikan alat-alat kebersihan yang akan kami tempatkan,” kata Said.

Lagian, kata dia, dalam kontrak kerja yang ada, tidak tertera bahwa karyawan yang dipekerjakan dikompetisikan atau tidak. Sehingga, PCM merekrut petugas baru.

Agen kasino yang menyediakan berbagai Permainan
Baccarat I Rouletter I Dragon Tiger I Sicbo I Online Slots
Di Tunggu Pendaftaran nya ya 🙂

silahkan add pin bbm kami : D8C88BC6
Terima Kasih

“Ada 15 petugas lama yang kami rektut. Sisanya untuk memenuhi kuota 40 orang, kami ambil dari luar melalui panitia seleksi,” katanya.

Setelah melalui perdebatan panjang, Komisi B kemudian merumuskan beberapa rekomendasi, yang meminta PCM merekrut kembali semua petugas CS dan sekuriti DPRD Medan yang telah lama bekerja di lembaga itu, tanpa terkecuali.

Dewan juga mengingatkan kepada PCM agar tak lagi memungut sepeser pun biaya pendaftaran dari pekerja. Selanjutnya, para pekerja diminta untuk mendaftarkan diri tanpa diwakili.

“Kami juga meminta PCM agar tak asal memecat. Kasihan petugas ini yang sudah lama dan nyaman bekerja di sini,” tutup Rajuddin Sagala.

Image and video hosting by TinyPic

Sementara itu, Pihak PCM meminta rekomendasi tersebut disampaikan secara tertulis untuk kepentingan administrasi mereka. Menanggapi rekomendasi tersebut, sejumlah perwakilan petugas CS yang hadir tak kuasa menahan haru.

“Bagaimana pun tempat ini sebagai tempat kami mencari nafkah sejak lama,” kata seorang perwakilan CS, Elysia Lubis.

Pihaknya berharap, ke depan, masalah seperti ini tak terjadi lagi. Mereka hanya ingin ada kepastian nasib untuk bekerja dengan tenang dan nyaman. Sebagai catatan, sebagian besar petugas CS di sana telah bekerja di atas 5 tahun, bahkan ada yang telah bekerja selama 25 tahun.

“Kami berharap bisa bekerja di sini selamanya,” pungkas CS lainnya, Edy Irawan. (raj)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *