Fakta di Balik Pencurian Koper dari Bagasi Bandara Soetta

Kasus pencurian bagasi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sempat menjadi viral. Hal ini ditambah dengan pengakuan dari salah seorang penumpang dalam pesan berantai yang mengatakan kopernya telah dicuri di tempat pengambilan bagasi (conveyor belt) Terminal 3 Ultimate Soekarno – Hatta.

Penumpang yang tak menyebutkan namanya tersebut melakukan penerbangan pada Sabtu (12/5/2018) dengan maskapai Garuda Indonesia GA 417 dari Bali dan tiba di Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB.

“Koper group kami total 5 bagasi, 3 bagasi milik saya. Pertama diumumkan kalau conveyor belt No.12. Tapi kemudian berubah menjadi conveyor belt No. 10 . Tapi setelah ditunggu-tunggu dan tidak ada lagi bagasi penerbangan GA417, koper saya hanya ada 1. Lalu kami ke Baggage Service untuk membuat laporan. Pihak baggage service melakukan pengecekan tapi masih belum ketemu. Akhirnya kami membuat laporan,” bunyi kutipan pesan berantai dari penumpang tersebut.

Rupanya aksi pencurian tersebut dilakukan oleh seorang remaja (DV). Parahnya, remaja tersebut masih berstatus pelajar dan beraksi seorang diri. Bagaimana dia bisa melancarkan aksinya?

Simak fakta-faktanya berikut ini:

1. Hobi Koleksi Koper
aksi nekatnya dipacu oleh kegemarannya akan mengoleksi berbagai jenis koper. Pertama kali DV melancarkan aksinya pada Juli 2017 silam.

Agen kasino yang menyediakan berbagai Permainan
Baccarat I Rouletter I Dragon Tiger I Sicbo I Online Slots
Di Tunggu Pendaftaran nya ya 🙂

silahkan add pin bbm kami : D8C88BC6
Terima Kasih

2. Berstatus Pelajar
DV diketahui masih duduk di kelas tiga sekolah menengah pertama (SMP) asal Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

3. Lima Kali Mencuri
DV sudah lima kali mencuri koper di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dengan barang bukti hasil curian berupa 10 koper milik penumpang.

4. Cara Mengelabui Petugas
Barangnya Tertinggal Dirinya melakukan aksi dengan modus berpura-pura barangnya tertinggal. DV pun, berjalan berlawanan arah dari pintu keluar penumpang dan berakting seakan-akan terburu-buru dan panik mengetahui barangnya ada yang tertinggal di conveyor belt.

“Modusnya tersangka (DV) membawa satu koper bertindak seolah-olah merupakan penumpang pesawat yang ketinggalan bagasi. Lalu, kembali ke pengambilan bagasi dan saat itu pada kesempatan sepi DV mengambil dua koper dan dinaikkan ke troli,” jelas Victor di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (27/5/2018).

Modus yang berbeda disampaikan oleh Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Victor Togi Tambunan yang mengatakan bocah 15 tahun tersebut menyamar sebagai pengguna jasa dan mengaku ada yang tertinggal barangnya.

Pengguna Jasa

DV mengelabuhi petugas dengan membawa satu buah koper sebagai kamuflasenya dan menyakinkan petugas bahwa dia merupakan pengguna jasa.

“Yang bersangkutan bawa satu koper untuk alih-alih saja, kemudian koper yang dia curi ditaro di trolley dan ditutupi dengan koper yang dia bawa sendiri,” terang Victor.

5. Beraksi Sendiri Menggunakan Mobil Milik Orangtua

Dalam video yang beredar, setalah mencuri koper di Terminal 3 Bandara Soetta, DV pergi menggunakan sebuah mobil Toyota Limo warna silver bernomor polisi B 2268 QZ.

Pelajar kelas 3 SMP itu mengendarai mobil seorang diri saat ke Bandara Soetta.

6. Dibekuk
DV berhasil dibekuk oleh Kapolresta Bandara Soetta berdasar hasil penyelidikan dari nopol mobil yang digunakannya tersebut. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolresta Bandara Soetta, AKBP Victor Togi Tambunan. Ia menjelaskan yang bersangkutan diamankan kemarin.

“Kemarin sudah kami tangkap pelakunya,” ujar Victor kepada Warta Kota di Bandara SoekarnoHatta, Tangerang, Minggu (27/5/2018).

7. Evaluasi Sistem

Kapolresta Bandara Soetta, AKBP Victor Togi Tambunan menyatakan pihaknya akan melakukan pembenahan terhadap sistem keamanan.

“Kami akan evaluasi sistem keamanan dan meningkatkan pelayanan,” ujar Victor kepada Warta Kota di Mapolresta Bandara Soetta, Tangerang, Minggu (27/5/2018).

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *