Indonesia Kembali Kecam Uji Coba Rudal Antar Benua Korut

Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kembali mengutarakan kecamannya terhadap Pemerintah Korea Utara yang kembali melakukan uji coba rudal antar benua.

“Jadi kita kembali mengecam ya, uji coba peluncuran rudal yang dilakukan Korea Utara,” ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/11/2017). Retno mengatakan, uji coba rudal antar benua tersebut telah melanggar kesepakatan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di semenanjung Korea.

Image and video hosting by TinyPic

“Dan tindakan ini sudah bertentangan dengan semua resolusi Dewan Keamanan PBB. Jadi intinya posisi kita seperti itu,” ucap Retno. Diberitakan sebelumnya, Korea Utara kembali melakukan uji coba peluncuran rudal balistik antar benua atau rudal ICBM yang diklaim terbaru yang mampu menjangkau Washington dan Eropa.

Rudal itu kembali jatuh di wilayah zona ekonomi eksklusif atau lepas pantai Jepang.

Ayo kunjungi Patner Kami di www.rajabakarat.com
Agen kasino yang menyediakan berbagai Permainan
Baccarat I Rouletter I Dragon Tiger I Sicbo I Online Slots
Di Tunggu Pendaftaran nya ya 🙂

silahkan add pin bbm kami : D8C88BC6
Terima Kasih

Uji coba rudal ini dilakukan setelah jeda selama 2 bulan dan membenarkan deteksi Jepang sekitar 2 hari lalu.
Uji coba rudal ICBM Korea utara disampaikan oleh Pentagon seperti dilansir Guardian, Rabu (29/11/2017). Laporan awal dari Seoul, Korea Utara menyebutkan rudal ICBM itu dilepaskan dari peluncur mobile dan ditembakan pada Rabu, 29 November 2017, sekitar pukul 3 dini hari waktu setempat.

Image and video hosting by TinyPic

Rudal ICBM itu terbang selama 50 menit dengan lintasan yang sangat tinggi mencapai 4.500 kilometer atau 10 kali lebih tinggi dari orbit Stasiun Antariksa Internasional NASA.
Rudal lalu mendarat hampir 1.000 kilometer dari lokasi peluncuran di lepas pantai barat Jepang.
Dengan begitu, akan menjadikannya rudal yang paling kuat dari tiga ICBM Korea Utara yang telah diuji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *