Jokowi Di Laporkan Menjadi Utusan Reunifikasi Korea Selatan dan Utara

Jokowi Di Laporkan Menjadi Utusan Reunifikasi Korea Selatan dan Utara. Permintaan agar Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Sukarnoputri menjadi special envoy (utusan khusus) reunifikasi Korea Selatan dan Utara semakin menguat. Bermula dari permintaan Presiden Moon Jae-in, diyakini media Korea Selatan, dan turut didukung pemerintahan otonomi khusus Pulau Jeju. Putri tertua proklamator kemerdekaan Indonesia ini menyambut positif, meski belum bisa memutuskan secara sepihak.

“Semua permintaan ini tentu bertujuan baik, tetapi saya pulang dulu ke tanah air dan melapor kepada Bapak Presiden Joko Widodo” ungkap Ketua Umum PDI Perjuangan ini. Senin (29/5/2017) lalu, Megawati bersama rombongan diterima Presiden Moon di istana kepresidenan. Dalam pertemuan itu, Megawati menyampaikan kepada Presiden Moon agar diberi waktu untuk berpikir sekaligus bicara kepada Presiden Joko Widodo.

 


IKUTI TERUS INDOLIPUTAN6.COM YANG SELALU MENYEDIAKAN BERITA TERBARU DAN TERPANAS


 

“Selain atas nama pribadi, tugas special envoy ini tentu atas nama Indonesia. Itu kenapa saya harus berpikir sekaligus merenung tentang cara yang akan saya tempuh” ujar Mega. Selain berbicara isu politik dan keamanan, Megawati dan Moon Jae-in juga berbicara peluang ekonomi, budaya termasuk pendidikan.

Salah seorang diplomat Indonesia yang tidak bersedia namanya dikutip namun hadir dalam pertemuan di Istana Blue House mengungkapkan, langkah Moon megundang tokoh Indonesia di luar pakem kebiasaan Korea Selatan.

“Korea Selatan umumnya utamakan Jepang, Amerika Serikat dan Australia. Kehadiran Ibu Mega serta upaya reunifikasi dan utusan khusus Presiden Moon menemui Presiden Joko Widodo, saya berkeyakinan Korea Selatan berkeinginan membentuk aliansi baru,” ujar diplomat yang telah berkarir selama 25 tahun terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *