Menimbang Kekuatan PSM Makassar dan PSIS Semarang Jelang Duel Nanti Sore

PSIS Semarang akan melakoni laga perdana di kasta tertinggi sepak bola Indonesia melawan PSM Makassar, Minggu (25/3) sore. Pertandingan Liga 1 pertama setelah kurang lebih 9 tahun ditunggu-tunggu itu akan tersaji di Stadion Mattoanging, Makassar.

Juku Eja (julukan PSM) memang bukan lawan mudah. Di Liga 1 musim lalu tim dengan jersey utama warna merah itu duduk di posisi ke tiga klasemen akhir musim. Sebagai tim promosi, PSIS mendapat tantangan langsung bertemu salah satu tim big four di laga awal.

Asisten Pelatih PSIS Semarang, Dwi Setiawan ‘Londo’ saat jumpa pers di Hotel Pesonna, Makassar, Sabtu (24/3) mengatakan, melawan tuan rumah PSM Makassar ‎bukanlah pekerjaan mudah. PSM, menurutnya, punya reputasi bagus saat bermain di depan publik sendiri. Ditambah materi pemain mumpuni di tiap lini.

Image and video hosting by TinyPic

Meski begitu, bukan menjadi penghalang bagi skuat Mahesa Jenar untuk mencuri poin. “Untuk tekanan suporter tim tuan rumah pasti ada, tapi pemain kami sudah mulai adaptasi dengan itu, ketika tampil di ajang Piala Gubernur Kaltim Cup, jadi tidak ada masalah saya pikir,” ujar Dwi.

‎Ia juga menambahkan, karena waktu mepet, pihaknya tidak sempat menerapkan strategi atau pola permainan baru. Sehingga pola permainan dari eks pelatih Subangkit masih diterapkan.

Agen kasino yang menyediakan berbagai Permainan
Baccarat I Rouletter I Dragon Tiger I Sicbo I Online Slots
Di Tunggu Pendaftaran nya ya 🙂

silahkan add pin bbm kami : D8C88BC6
Terima Kasih

“Semua tim bahasanya kalau untuk bertanding, tidak mungkin kita mengalah. Ada seminggu mengembalikan kondisi mereka (pemain PSIS) dalam hal ini, mentalitas mereka untuk bertanding. Apalagi ini kita akan lawan PSM. Saya yakin mereka mampu,” kata Dwi lagi.

Absennya dua pemain Mahesa Jenar, Rio Saputra (cedera hamstring) dan Gulid (lutut), lanjut Dwi bukanlah masalah. Dirinya telah menyiapkan sejumlah pemain untuk mengganti posisi mereka. PSIS kemungkinan besar akan menduetkan Haudi Abdillah dan Petar Planic di lini belakang, dan Fauzan Fajri sebagai pelapisnya.

Hal yang sama juga dialami PSM. Tiga striker Laskar Phinisi, yakni Bruce Djite, Ferdinand Sinaga dan Heri Susanto juga dikabarkan absen saat menghadapi PSIS. Bruce dan Heri masih cedera, sedangkan Ferdinand harus menjalani sanksi akibat kerusuhan di akhir musim Liga 1 tahun lalu saat PSM menjamu Bali United.

Image and video hosting by TinyPic

Meski demikian, Pelatih PSM, Robert Rene Alberts telah mempunyai pemain alternatif untuk mengisi posisi-posisi pemain tersebut. Untuk lini depan, Robert tak menampik akan kembali mencoba Willem Jan Pluim sebagai ujung tombak tim.

Alasannya, pemain yang kerap disapa Willy punya kemampuan bagus dan telah teruji sebagai striker dalam beberapa kesempatan uji coba. “Pluim pada dasarnya ada di posisi penyerang. Tapi apakah dia besok target man atau second striker, saya tidak bisa membeberkannya. Lihat saja besok,” ujar Robert.

Dia menambahkan masih ada banyak pemain lain yang bisa menempati posisi penyerang juga. Di antaranya Guy Junior, Rahmat, dan Zulham Zamrun. “Banyak pilihan, dan mereka harus siap dimainkan,” sambungnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *