Pengusaha Australia Dituduh Gelapkan Pajak 300 M

Pendiri perusahaan keuangan Australia ‘RAMS Home Loans &rsquo, John Kinghorn, yang berusia 76 tahun, telah didakwa melakukan pelanggaran penipuan setelah diduga menghindari pajak senilai lebih dari $ 30 juta (atau setara Rp 300 miliar).

Kinghorn tidak mengajukan permohonan pembelaan saat menghadapi Pengadilan Downing Centre di Sydney pada Selasa (31/10/2017) pagi.

Image and video hosting by TinyPic

Polisi Federal Australia (AFP) menuduh ia menyembunyikan keuntungan dua perusahaan secara curang dari kantor pajak antara tahun 2004 dan 2007.

Ia telah didakwa atas tindakan tidak jujur dengan mempengaruhi pejabat publik Australia dan menipu Persemakmuran (negara), setelah penyelidikan selama delapan tahun.

Poker I Capsa I BandarQ I Bandarpoker I Sakong Online I Domino99 I AduQ I Tangkas

http://indoliputan6.com/kumpulan-dan-jenis-game-ada-agen-kasino-rajabakarat-com/
Ayo kunjungi Patner Kami di www.rajabakarat.com
Agen kasino yang menyediakan berbagai Permainan
Baccarat I Rouletter I Dragon Tiger I Sicbo I Online Slots
Di Tunggu Pendaftaran nya ya 🙂

silahkan add pin bbm kami : D8C88BC6
Terima Kasih

Hukuman maksimal untuk pelanggaran tersebut adalah 10 tahun penjara.

Dokumen pengadilan menunjukkan, kedua perusahaan tersebut adalah Kalomo Pacific Leasing –yang berbasis di Jersey -dan Kalomo Corporation Limited.

Dijadikan peringatan
AFP menuduh, Kinghorn melapor kepada kantor pajak bahwa ia tak menjalankan perusahaan yang tak terdaftar di luar Australia, sehingga merugikan kemampuan komisaris untuk menilai kewajiban pajak penghasilannya.

Asisten Komisaris AFP, Neil Gaughan, mengatakan bahwa penyelidik telah bekerja dengan sejumlah badan internasional.

“Saya ingin memuji petugas yang terlibat dalam penyelidikan kompleks dan panjang ini atas ketekunan dan dedikasinya untuk memastikan integritas kerangka kerja keuangan Australia,” sebutnya.

Image and video hosting by TinyPic

“Kejahatan finansial yang serius menimbulkan ancaman bagi ekonomi, pasar keuangan, kerangka peraturan, sistem pensiun dan perpajakan Australia.”

“Pelanggaran penipuan terhadap Persemakmuran (negara) memiliki dampak signifikan terhadap publik Australia -setiap dolar merupakan dana yang bisa digunakan untuk kepentingan seluruh masyarakat.”

“Hasil ini seharusnya menjadi peringatan bahwa kami akan menggunakan setiap kemampuan yang ada untuk membawa dugaan kecurangan ke pengadilan.”

Kasus tersebut kembali disidangkan pada bulan Februari tahun depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *