Putra-putri Papua dari ‘gubuk dan kurang makan’ sampai ke pendidikan bergengsi dunia

gubuk

Sejumlah mahasiswa Papua miskin tinggal di gubukyang mendapatkan beasiswa di Inggris bercerita tentang kerja keras mereka, mulai dari provinsi asal dengan kondisi sangat terbatas sampai ke jenjang pendidikan bergengsi dunia.

Image and video hosting by TinyPic

Kondisi terbatas yang mereka alami di Papua, termasuk “rumah gubuk gubuk tanpa listrik dan kurang makan” dan minimnya prasarana lain, tak menyurutkan kerja keras mereka untuk sampai ke perguruan tinggi.

Dengan keberhasilan di perguruan tinggi di Inggris, mereka banyak mendorong dan membantu para siswa di Papua dan Indonesia pada umumnya yang juga “ingin melanjutkan studi lebih lanjut termasuk di luar negeri.”

http://indoliputan6.com/kumpulan-dan-jenis-game-ada-agen-kasino-rajabakarat-com/
Ayo kunjungi Patner Kami di www.rajabakarat.com
Agen kasino yang menyediakan berbagai Permainan
Baccarat I Rouletter I Dragon Tiger I Sicbo I Online Slots
Di Tunggu Pendaftaran nya ya 🙂

silahkan add pin bbm kami : D8C88BC6
Terima Kasih

Para mahasiswa ini termasuk Billy Mambrasar, Rio Albert, Voni Blesia, Simon Tabuni dan George Saa.

Billy, yang berasal dari Serui saat ini tengah menempuh gelar Master of Science di Said Business School, Universitas Oxford, setelah sempat mendapat beasiswa di Australia dan ikut dalam pertukaran di Universitas Harvard, Amerika Serikat.

Image and video hosting by TinyPic

“Orang tua saya kan cuma pekerja lepas dan ibu saya jual-jual kue di pasar … siapa yang sangka, bayar SPP sering tertunda … makan kurang, rumah dari atap rumbia tanpa listrik dan untuk bertahan hidup harus berjualan kue di pasar, tapi akhirnya bisa bersekolah di salah satu sekolah bergengsi,” kata Billy.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *