Tahun Baru Perang Suku di Timika Papua, Korban Tewas Penuh dengan

Beredar di media sosial Facebook, seorang warga Papua tewas di tengah jalan penuh dengan panah di sekujur tubuhnya. Foto yang diunggah akun Facebook Wim Kum Joani ini menyebutkan, kejadian terjadi pada Senin (1/1/2018) sekitar pukul 05.00 Wita di Koangki Narama Timika, Papua.

“Tahun Baru di awali dengan perang suku, luar biasa orang Papua. Terjadi tadi subuh jam 05.00 WIT di Koangki Narama Timika, Papua, Indonesia,” tulisnya di salah satu grup komunitas Papua, 1 Januari pukul 10:40 WIT.

Image and video hosting by TinyPic

Informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com dari netizen, peristiwa ini akibat perang antar warga sesama suku Damal di daerah Koangki Narama Timika. Namun yang korban malah warga dari suku Nduga.

Korban tewas ini disebutkan bernama Melanesia Gwijangge yang saat itu sedang pulang kampung ke Timika dari Kota Jayapura.

Jika menilik ke lama facebooknya, tanggal 26 Desember 2017 ia masih melakukan kegiatan acara perayaan Natal bersama temannya bernama Waker Kris. Kebersamaan itu pun diupload-nya.

Pada tanggal 18 Desember 2017 sekitar pukul 22:16 WIT, Melanesia Gwijangge juga tampak memosting foto yang ditulisnya ” Kenangan Foto Natal Tahun 2017/2018″ di Tembagapura, Papua.

http://indoliputan6.com/kumpulan-dan-jenis-game-ada-agen-kasino-rajabakarat-com/
Ayo kunjungi Patner Kami di www.rajabakarat.com
Agen kasino yang menyediakan berbagai Permainan
Baccarat I Rouletter I Dragon Tiger I Sicbo I Online Slots
Di Tunggu Pendaftaran nya ya 🙂

Dari profilnya, ia tercatat sebagai anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) adalah organisasi Politik rakyat Papua dan sebuah kelompok Masyarakat papua yang berkampanye untuk kemerdekaan Negara Papua Barat.

Ia pernah belajar di SMK Petra Timika dan tinggal di Kota Jayapura.

Sejak foto tersebut diposting akun Facebook Wim Kum Joani, netizen sudah membagikannya 3,3 ribu kali lebih.

“Sodara sy tra percaya, sebelum tahun baru kau datang dengan senyuman, bru kasih tangan ucapan natal dan tahun baru. Dan harii itu juga sy ketemu ko untuk terakhir kali nya. Semoga Tuhan terima segala amalan serta kabaikanmu sodara. Sy di sini untukmu menyertai doa,” tulis Hajar Aswad.

Image and video hosting by TinyPic

“Tuhan Sadarkanlah Mereka..,Sebab Mereka Tidak Tahu Apa Yang Mereka Perbuat..!” komentar Mepa Kobogau.

“Kurang ajar. km mau merdeka…Tetapi selalu sja mengurangi penduduk Papua… Ikan makan ikan yang selalu diciptakan oleh suku ini bikin malu aja,” tulis Melkianus Zonggonau.

“Perangnya suku Damal dgn Ddamal tp korban suku Nduga, Marga Gwijangge,” tulis Yahn Pieter Weya.

“Demi Allah kami terima tahun baru 01 januri 2018 cabo terima dengan damai sejahtera untuk dalam kehidupan kami khususnya tempat” peran suku ini,” komentar Delius Kulua.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *